5 Lokasi Tamasya Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

5 views

5 Lokasi Tamasya Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi – Hutan yang dilindungi yakni salah satu ciptaan Ilahi dan memiliki kegunaan penting dalam menunjang kehidupan seluruh mahkluk hidup yang ada disekitarnya mulai dari manusia, binatang dsb. Hutan yang Dilindungi mempunyai peranan yang begitu penting karena fungsinya sebagai salah satu paru-paru kehidupan bagi kelanjutan hidup ekosistem yang ada di semua penjuru dunia. Manusia juga diperbolehkan untuk mengolah dan mempergunakan sumber energi alam yang ada dihutan yang dilindungi secara bijak, agar hutan tetap lestari dan berkhasiat untuk keberlangsungan hidup kita semaunya. Menjaga keasrian hutan lindung sama saja dengan menjaga ekosistem dan habitat yang ada padanya, sehingga keturunan kita masih sempat untuk memperhatikan binatang dan tubuhan yang ada saat ini.

Berdialog mengenai 5 Lokasi Tamasya Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi, anda tentunya telah tahu bila hutan sendiri itu memiliki banyak macam mulai dari hutan hujan dan salah satunya yaitu hutan lindung. Hutan Lindung sendiri adalah sebuah kawasan atau loasi hutan yang memang diatur oleh masyarakat dan pemerintah sebagai hutan yang dilindungi sebab mempunyai cagar kebiasaan yang seharusnya dijaga kelestariannya, misalnya terhadap suatu spesies tanaman tertentu maupun variasi Fauna tertentu yang hampir punah. Hutan Lindung tidak boleh diwujudkan tempat untuk berburu binatang karena telah jelas undang-undangnya, seandainya ada orang yang berburu di hutan yang dilindungi karenanya akan dikenai hukuman atau sanksi yang cocok dengan undang-undang yang berlaku.

Berdasarkan Undang-undang No. 32 Tahun 1990, pemeliharaan hutan lindung, merupakan hutan yang mempunyai kegunaan pokok dalam melindungi sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, menghindari terjadinya banjir, mengontrol pengikisan, menjaga terjadinya intrusi air laut dan memegang kendali kesuburan tanah. Tak mengherankan jikalau sebagian manfaat dan manfaat dari hutan lindung ini yang menjadi ukuran bagi pemerintah dan masyarakat untuk membedakan mana hutan lindung dan mana yang bukan hutan lindung. Jadi, hutan yang dilindungi di Indonesia itu teramat penting keberadaannya, sebab hutan yang dilindungi juga yakni warisan alam bagi masyarakat Indonesia.

5 Lokasi Tamasya Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Vidio 5 Lokasi Tamasya Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Nama-nama Hutan yang dilindungi dan 5 Lokasi Tamasya Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Berikut ini Yakni Nama-nama hutan lindung di Indonesia

Alas Kethu Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Seandainya anda pergi ke Kota Wonogiri, maka sempatkan perjalanan anda ke salah satu hutan lindung yang ada di sana. Hutan yang Dilindungi ini mempunyai nama Alas Kethu yang di tumbuhi sebagian variasi pohon-pohon besar seperti pohon mahoni, pohon jati, pohon kayu putih dan pohon akasia. Hutan dengan luas sekitar 40 Ha ini lebih kecil dibandingkan hutan yang dilindungi yang ada di Kalimantan, tetapi terlepas dari ukurannya yang tak terlalu besar, hutan yang dilindungi ini konsisten menjadi salah satu sumber oksigen dan menjadi paru-paru kehidupan. Hutan yang Dilindungi di Wonogiri ini memiliki manfaat sebagai salah satu serapan air yang mampu menghindari terjadinya erosi dan banjir.

Sungai Wain Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Salah satu hutan lindung yang ada di Indonesia ini terdapat di wilayah Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Hutan yang Dilindungi dengan nama Sungai Wain ini mempunyai luas sekitar 9.782,80 Ha, dan yakni salah satu hutan yang dilindungi dan tempat tinggal bagi habitat orang utan, binatang bekantan dan sebagian tipe tanaman langka dan epidemik yang mungkin tidak bisa anda peroleh di hutan lindung lainnya. Hutan yang Dilindungi ini juga menyediakan beberapa lokasi bagi wisatawan yang berharap berkunjung dan mengamati keindahannya, sehingga terbuka untuk masyarakat biasa.

Wehea Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Hutan Lindung yang ada di daerah Kutai Timur juga cukup tenar, wilayah hutan lindung di Provinsi Kalimatan Timur ini mempunyai luas sekitar 38.000 Ha dan masih menjadi wilayah suku Lokal yang ada di Kalimantan merupakan suku Dayak. Suku Dayak disana masih memanfaatkan hutan lindung sebagai tempat tinggal mereka untuk mencari makanan dan sumber kehidupan lainnya. Hutan Lindung ini juga sanggup menyokong 3 sungai yang ada disekitarnya yakni Sungai Seleq, Sungai Melinyiu dan Sungai Sekung.

Tumbuhan Unik dan 5 Lokasi Tamasya Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

5 Lokasi Tamasya Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Nepenthes Maxima Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Salah satu tumbuhan unik yang ada di Indonesia ini mungkin sudah cukup familiar di kalangan akademis dan pengawas lingkungan hidup, Kantong Semar adalah salah satu ragam tumbuhan yang banyak dijumpai di Indonesia dan termasuk ke dalam kelompok tanaman unik dengan bentuknya yang aneh. Tentu saja sesuai dengan namanya, kantong semar memiliki wujud menyerupai sebuah kantong yang terbuka dan menghadap ke atas. Kantong semar memiliki enzim proteolase atau lazimnya disebut sebagai cairan yang berfungsi untuk membunuh serangga. Ada sekitar 64 variasi di Indonesia.

Anaphalis Javanica Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Kemudian salah satu tumbuhan unik yang bisa anda temukan di Indonesia merupakan Tanaman Edelweiss, tanaman ini cuma dapat ditemukan oleh para pendaki Gunung atau seorang pecinta alam. Tanaman ini tumbuh sumbur di beberapa gunung yang ada di Indonesia seperti Gunung Rinjani dan Gunung Jaya Wijaya. Hal menarik yang dapat anda peroleh ketika mengamati tanaman ini yakni sedangkan dipetik dari tangkainya akan konsisten segar dan tidak akan layu sama sekali. Bunga Edelweiss dapat anda lihat juga di beberapa pegunungan yang ada di Pulau Jawa. Hal penting yang perlu anda pahami disini, meskipun tanaman ini gampang untuk di kembangbiakkan, melainkan tidak dibolehkan untuk dipetik sebab tanaman ini termasuk macam tanaman lindung.

Johannesteijsmannia Altifrons Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Ada tanaman unik yang berada di Indonesia yang menyerupai sarang pohon palem, tanaman ini mempunyai nama lokal sebagai tanaman daun Sang. Tanaman unik dan langka yang ada di Indonesia ini masih termasuk keturunan suku palem-paleman ( arecacae). Mempunyai panjang daun sekitar 6 meter dengan lebar sekitar 1 meter, membuat tanaman ini tumbuh subur di hutan Kalimantan dan Hutan Sumatera. Umumnya tanaman ini akan menempel pada tanaman lain atau tumbuh segera di tanah. Tanaman ini benar-benar pantas untuk diwujudkan hiasan karena mempunyai daun yang unik dan cantik.

Ficus Annulata Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Tumbuhan langka dan unik yang berikutnya ini mempunyai nama ara pencekik atau beringin pencekik. Meskipun namanya sendiri sedikit menakutkan, tetapi untuk bentuk tanaman ini cukup unik karena teramat rimbun dan dapat diwujudkan sebagai hiasan diluar rumah. Tanaman ini termasuk variasi tanaman parasit yang bisa hidup dengan cara melekat pada tanaman lainnya, tanaman ini dapat tumbuh di beberapa wilayah seperti Malaysia, Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

Myrmecodia Tuberosa Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi

Tanaman unik terakhir yang ada di Indonesia ini ialah tanaman sarang semut yang mungkin saja belum pernah anda tanam. Tanaman ini menjadi unik karena memiliki bentuk yang aneh, pada komponen bawah tanaman ini seperti sebuah sarang semut, padahal sekiranya diperhatikan lebih jeli, itu yaitu akar yang menyatu dengan tanaman lainnya ( inang ). Ragam tanaman ini merupakan parasit karena menumpang hidup pada tanaman lain. Sekiranya di Indonesia sendiri banyak orang menyebutnya sebagai Benalu, walaupun masih termasuk keturunan tanaman Anggrek.

Sekian informasi mengenai 5 Lokasi Tamasya Hutan Lindung di Konservasi Dan Produksi yang ada di Indonesia, padahal tak segala nama hutan lindung dapat kami tuliskan. Tetapi yang perlu anda ketahui disinilah merupakan jagalah selalu hutan yang dilindungi yang ada di Indonesia kerena mempunyai banyak sumber kehidupan yang perlu untuk kita lestarikan. Demikian dan terimakasih.